Tepat, 5 hari yang lalu. Kubuka situs pertemanan bernama Facebook. Maksud hati ingin mengoreksi diri, melihat pesan yang pernah ku kirim padanya.
Seberapa angkuh kah aku, dan seberapa beracunnya diriku.
Ada satu hal yang menganggu mataku, aku tertuju pada pesan sejak 2018 yang entah kenapa tak pernah aku sadari ada yang mengirim pesan. Seseorang tidak berteman denganku di Facebook.
Kubuka pesan tersebut. Ucapan ulangtahun, tepat pada 10 April 2018. Sayang sekali, tak terlihat pukul berapa dia mengirimkan pesan itu. Keyakinanku pukul 00:00.
Sungguh, aku masih ingat betul 2019 seseorang berpamitan "besok aku melepas masa lajangku, doakan aku dan dia bisa melewati segala guncang pernikahan" dan dengan angkuh aku berkata "nikah mah nikah aja, gak perlu pamit"
Luput dari pengawasku, bahwa aku adalah orang yang tidak hanya keras kepala. Tetapi juga keras hati.
Si "Cinta Monyet bagiku", dan bagi satu sisi lainnya adalah "aku cinta pertamanya". Masa SMA yang baginya sulit sekali melupakan bahwa kita pernah saling kenal, suka dan katakanlah cinta (monyet).
Ku cari lagi pesan lain yang pernah dia kirimkan, 2015 pernah asa ucapan ulangtahun yang sama. Bahkan sejak 2013.
"Kau terlalu sibuk memvalidasi diri bahwa dia adalah orang yang tepat dan terbaik untukmu. Tanpa sadar, bahwa diluar sana, ada orang lain yang sangat menginginkanmu. Diam, seperti tidak melakukan pergerakan, tetapi harapannya pernah setinggi Rinjani padamu"
Jangan hidup dalam harap yang tak pasti.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar